Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam kembali mewisuda 95 mahasiswa dari 8 program studi yang ada di Fakultas MIPA. Dari puluhan mahasiswa yang diwisuda tersebut, M. Syahrul Ramadhan dari Jurusan Informatika, menjadi satu-satunya lulusan yang meraih nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi untuk kategori Strata 1. Pria yang sering disapa dengan ‘syahrul’ ini berhasil meraih IPK sebesar 3.94. ini merupakan nilai IPK tertinggi dari seluruh lulusan yang telah diwisuda oleh Jurusan Informatika saat ini.

Putra dari pasangan Alm. Drs. Faisal Nuruddin, SE, MM dan Nurmala TH ini berhasil menyelesaikan studi di Jurusan Informatika selama 3 tahun 6 bulan. Selama menempuh pendidikan perkuliahan, Syahrul mengambil bidang minat konsentrasi Database dan Data mining. Dibawah arahan dan bimbingan Bapak Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si, M.Tech dan Ibu Viska Mutiawani, S.Sn, M.IT, Syahrul dapat menyelesaikan Tugas Akhir selama kurang lebih 5 bulan 14 hari dengan judul skripsi “Perbandingan Akurasi dan Penerapan Library Ekspresi Reguler Eksternal C++ pada Algoritma Stemming Bahasa Indonesia”. Pria kelahiran Banda Aceh, 24 Februari 1994 ini merupakan lulusan ke 64 dari 71 lulusan Jurusan Informatika dan mendapatkan predikat Cumlaude dengan IPK 3.94.

Syahrul merupakan mahasiswa Informatika angkatan 2012. Selama perkuliahan Syahrul merasa bahwa kedisiplinan yang ia dapat selama perkuliahan di Jurusan Informatika tidak ia dapatkan di tempat lain. Hal ini juga memotivasinya untuk terus belajar dan tetap disiplin. Pada tahun 2014, Syahrul bersama dua orang temannya, Misbahul Makruf dan Huzair Saputra, berhasil lolos ke babak semi final pada perlombaan Ideafuse yang diadakan oleh Mikroskil Medan pada kategori ACM ICPC. Dan pada tahun 2015, Syahrul bersama Tim, Misbahul Makruf dan Aksal Triyuli Rusman, merupakan satu dari 5 pemenang yang berhasil memenangkan lomba Aplikasi Mobile Aceh 2015 yang diselenggarakan oleh Kepala Badan Investasi dan Promosi (BIP) Aceh. Syahrul yang tergabung dalam tim APK-INF ini membuat sebuah aplikasi yang diberi nama “KAMUS BAHASA ACEH-INDONESIA”.